Mengabdi untuk keadilan, kebangsaan, dan kemanusiaan. Lebih dari tiga dekade berkiprah di parlemen, organisasi keumatan, dan dunia akademik dengan integritas.
Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si adalah sosok negarawan yang lahir di Soppeng, Sulawesi Selatan pada 27 November 1958. Jejak pengabdiannya terbentang luas dari dunia pergerakan mahasiswa, organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, parlemen nasional, hingga dunia akademik dan olahraga rakyat.
Dibesarkan dalam tradisi Bugis yang menjunjung tinggi nilai siri' na pesse dan didikan Ahlussunnah wal Jamaah, Andi Jamaro menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar Magister Sains (M.Si) dan Doktor. Ketekunannya di dunia ilmu mengantarkannya menjadi akademisi dan dosen, yang hingga kini aktif memberikan pemikiran kritis tentang kebijakan publik, demokrasi, dan pembangunan daerah.
Karir organisasinya dimulai di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Kecemerlangan kaderisasinya membawanya menjadi Ketua Umum Pengurus Besar PMII pada periode 1988-1991, sebuah fase penting yang membentuk jaringan kader PMII di seluruh Indonesia. Pengabdian ini berlanjut di Nahdlatul Ulama, di mana beliau dipercaya sebagai Wakil Sekretaris Jenderal PBNU selama dua periode (1999-2004 dan 2004-2009) mendampingi KH. M. Hasyim Muzadi, mengawal isu-isu kebangsaan dan keumatan di era reformasi.
Puncak pengabdian kenegaraan diwujudkan melalui tiga periode berturut-turut sebagai Anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (2004-2009, 2009-2014, 2014-2019) mewakili Dapil Sulawesi Selatan II. Selama di Senayan, beliau dikenal vokal memperjuangkan aspirasi konstituen, penguatan otonomi daerah, serta legislasi yang berpihak pada ekonomi kerakyatan.
Di luar politik, Andi Jamaro dikenal sebagai Bapak Olahraga Domino Indonesia. Sebagai Ketua Umum PB Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), beliau berhasil menginisiasi dan memperjuangkan domino sebagai cabang olahraga prestasi yang dipertandingkan resmi di PON dan kejuaraan internasional, mengangkat derajat permainan rakyat menjadi kebanggaan nasional.
Kini, amanah baru diemban sebagai Ketua Majelis Pembina Organisasi (MPO) Pengurus Besar Ikatan Alumni PMII (PB IKA PMII) periode 2025-2030. Di Law Office Andi Jamaro Dulung & Associates, beliau melanjutkan khidmahnya memberikan pendampingan hukum yang berintegritas, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat kecil.
Perjalanan panjang pengabdian untuk bangsa dan umat
Tiga periode sebagai Anggota DPR RI Fraksi PPP Dapil Sulsel II. Aktif di Komisi II dan III, fokus pada pemerintahan daerah, hukum, HAM, dan otonomi. Memperjuangkan pemekaran dan pembangunan infrastruktur Sulawesi.
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU dua periode. Menjadi jembatan strategis NU dan negara di era reformasi, mengawal agenda Islam wasathiyah, kebangsaan, dan pemberdayaan pesantren.
Doktor dan Magister Sains dalam bidang kebijakan publik. Dosen senior, peneliti, dan pembicara nasional. Fokus pada sosiologi politik, kepemimpinan, dan demokrasi Indonesia.
Ketua Umum PB Persatuan Olahraga Domino Indonesia. Inisiator transformasi domino dari permainan rakyat menjadi olahraga prestasi nasional, dipertandingkan di PON dan kejuaraan dunia.
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia adalah rumah pertama. Dari Ketua Cabang Makassar hingga pucuk pimpinan nasional sebagai Ketua Umum PB PMII 1988-1991, beliau menempa kader yang kini tersebar di eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Nilai Aswaja dan komitmen kebangsaan menjadi kompas perjuangan hingga dipercaya memimpin MPO PB IKA PMII.
Di bawah kepemimpinannya, domino yang dulu identik dengan permainan warung kopi, kini memiliki PB, AD/ART, pelatihan wasit, dan sistem ranking nasional. PORDI telah menggelar kejuaraan dunia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat olahraga domino dunia, membuka ekonomi kreatif bagi puluhan ribu atlet rakyat.
Kiprahnya melintasi batas negara melalui forum parlemen internasional, diplomasi budaya Bugis-Makassar, dan kejuaraan domino dunia. Beliau membawa nama Indonesia di forum-forum OKI, ASEAN, dan pertemuan ulama internasional, menegaskan Islam Nusantara yang rahmatan lil 'alamin.